Sabtu, 03 Oktober 2026

DPPPA Dumai Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan di Sekolah, Jusnidar: Kita Tidak Boleh Lengah

DPPPA Dumai Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan di Sekolah, Jusnidar: Kita Tidak Boleh Lengah

DISKOMINFOTIKSAN, DUMAI - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Dumai melalui Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Khusus Anak menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Sekolah yang dipusatkan di Aula Ruang Pertemuan SMP Binsus Kota Dumai, Jumat, (25/9/2026).

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Dumai dalam meningkatkan pencegahan serta penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, khususnya di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai beserta jajaran serta seluruh peserta Sosialisasi dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Sekolah, dengan prioritas peserta dari unsur Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah-sekolah Kota Dumai.

Kegiatan dibuka oleh Kepala DPPPA Kota Dumai, drg. Ridhonaldi, M.K.M., yang diwakili oleh Sekretaris DPPPA Kota Dumai, Jusnidar, SKM.

Dalam sambutannya, Jusnidar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Dumai. Pelaksanaan kegiatan ini didukung melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dialokasikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

“Salah satu kegiatan yang kita laksanakan adalah memberikan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di sekolah, yang diprioritaskan bagi Guru Bimbingan Konseling. Kita berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan, serta kemampuan para guru dalam melakukan upaya pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah,” ujar Jusnidar.

Lebih lanjut, Jusnidar menyampaikan bahwa berdasarkan data UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Dumai, terdapat penurunan jumlah kasus yang mendapatkan pendampingan dalam dua tahun terakhir.

“Penurunan angka kasus ini menjadi salah satu gambaran dari upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang telah dilakukan bersama oleh seluruh stakeholder dan pemangku kebijakan di Kota Dumai. Ini merupakan bagian dari hasil kerja kita bersama,” ungkap Jusnidar.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang berbagi ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari lapangan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan seluruh pihak terkait sangat dibutuhkan dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak.

“Saya berharap kita bersama dapat memanfaatkan kesempatan yang sangat berharga ini untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman di lapangan, sehingga dapat menambah wawasan serta memperkuat kerja sama kita dalam upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Dumai,” tambah Jusnidar.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi dan pemahaman terkait pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak dari narasumber Biro Psikolog Kota Dumai, Fitri Aprialis Sabrina, S.Psi., M.Psi., Psikolog.

(Mediacenter Dumai/HD)

Bagikan Berita Ini: WhatsApp Facebook X